Label: Pelatihan-SDM-SURABAYA
13 WASIAT TERLARANG
1. Pertama-tama, Tertawalah. RIGHT POINT #1 HUMOR
Salah satu keistimewaan dari otak kanan yaitu meracik dan menyantap gurauan (humor). Sewaktu Anda tertawa karena gurauan, maka pada waktu yang sama, Anda mengasah kemampuan otak kanan, karena tertawa juga bersanding dengan imajinasi, empati, keramahtamahan dan sintesis yang semuanya berakar pada otak kanan. Tertawa sangat bermanfaat bagi psikologis dan biologis seperti mengurangi detak jantung akibat stress, dll. Well, kehadiran orang yang suka tertawa itu juga lebih ditunggu-tunggu daripada orang yang suka cemberut.
2. Bermainlah dengan Raja Namrud. RIGHT POINT #2 GAME
Permainan tak terpisahkan dari gurauan , cerita, kreativitas, imajinasi, dan intuisi yang semuanya juga berakar pada otak kanan. Apa yang anak-anak pelajari ternyata jauh lebih banyak daripada apa yang seseorang pelajari untuk menjadi S-3. Anak-anak sanggup belajar sepanjang hari karena mereka belajar sambil bermain. Singkatnya, manusia adalah makhluk yang ingin bermain. Begitu Anda berkutat dengan game tertentu, maka Anda mempertajam kemampuan otak kanan.
3. Tidak perlu cantik, berceritalah. RIGHT POINT #3 STORY
3. Tidak perlu cantik, berceritalah. RIGHT POINT #3 STORY
Berceritalah. Karena fakta hanya bisa menyergap sisi rasional manusia. Kalau cerita? Bisa mengguncang sisi emosional. Fakta itu hanya bisa mengungkapkan. Kalau cerita? Bisa menghibur, membujuk, sekaligus menghanyutkan. Cerita juga merangsang muatan-muatan yang terkandung di otak kanan, semisal gurauan, kiasan, imajinasi, dan kreativitas.
4. Tertawalah seperti binatang jalang. RIGHT POINT #4 METAPHOR
Gurauan berjodoh dengan permainan, cerita berjodoh dengan kiasan. Kiasan pun bersemayam di otak kanan dan merangsang muatan-muatan yang terkandung di otak kanan. Kiasan dengan segala rona dan pesonanya dapat menghibur, mendramatisir, dan menyederhanakan. Kiasanpun dapat merangsang muatan-muatan yang terkandung di otak kanan, semisal gurauan, imajinasi, kreativitas, dan keramahtamahan.
5. Bersoraklah, “Hidup kekurangajaran!” RIGHT POINT #5 CREATIVITY
Orang yang kreatif itu ditempeli label spesies langka sehingga selalu dicari-cari. Kreativitas bukanlah semata-mata soal menguras ide, tetapi juga soal berburu solusi, membalikkan cara pandang, menggebrak perubahan, atau aktivitas sejenis. Dengan kreativitas bisa membuahkan kesuksesan yang mengejutkan dan menakjubkan.Galileo Galilei berpendapat, “ Otoritas seribu orang tidaklah setara dengan logika sederhana seorang individu”. Singkatnya, orang kreatif itu spesies langka.
6. Abaikan Gutenberg, sambutlah Spielberg. RIGHT POINT #6 VISUAL
Desain (design), warna (color),dan visual adalah sepupu dari kreativitas. Sebuah gambar setara nilainya dengan seribu kata. Dengan desain, warna, dan visual dapat mengukuhkan pesan, mengencerkan pengingatan, dan membunuh kejenuhan audiensnya. Lihatlah televisi, film, dan game playstation lebih digemari di banding koran, buku teks, ataupun novel.
7. Gumamkan jingle, senandungkan Lullaby. RIGHT POINT #7 MUSIC
Banyak ustad dan musisi menjadikan music sebagai alat dakwah karena mereka mengetahui bahwa kiri mesti ditangkas dengan kanan. Otak kiri tidak mampu menyantap music, sedangkan otak kanan dengan senang hati melahapnya. Music adalah bahasa universal yang diyakini dapat menembus dan membius semua kalangan. Akan jauh lebih baik jika Anda menguasai satu lagu. Lagu yang familier di telinga orang. Buat apa sih? Diberbagai forum informal, bukankah komunitas sering menodong Anda untuk melantunkan sepotong lagu? Jangan ditolak karena itu merupakan celah yang amat bagus bagi Anda untuk bisa “ masuk “ ke dalam komunitas itu. Tapi perlu diingat, menurut saya, jangan sampai Anda terlena dengan musik jahiliyah. Gunakan music sesuai porsinya saja. Jangan berlebihan. ;-)
8. Lihatlah yang tak terlihat. RIGHT POINT #8 INTUITION
Dengan intuisi yang terasah maka akan mampu mengupas dan menguliti problema demi problema. Jangan batasi pikiran Anda.Alih-alih pusing sendiri, kita bisa menggamit orang lain untuk memback-up kelemahan-kelemahan kita, sebagai satu tim. Kalau kanan bilang ‘no’ jangan paksakan kiri bilang ‘yes’. Anda hanya perlu menentukan tujuan dan itulah deskripsi tugas otak kanan. Selebihnya serahkanlah kepada otak kiri dan biarkanlah dia yang mengubek-ubek jalannya. Maka lihatlah yang tak terlihat. Pancangkan imajinasi, visi, dan intuisi. Walt Disney says, “ My imagination, creates my reality.” Imajinasi merupakan cikal bakal kreativitas. That’s right!.
9. Urailah lima jenis sintesis. RIGHT POINT #9 SYNTHESIS
Inilah perbendaharaan otak kanan yang paling jarang dijamah dan dijelajah.
a. Generalist
Orang yang lihai dan piawai mengangkangi sejumlah bidang sekaligus.
b. Crosser
Tipe orang yang meninggalkan satu bidang, menyeberang ke bidang lain, dan berhasil dibidang baru tersebut.
c. Tricker
Tipe orang yang gesit menyongsong ketidakurutan, ketidakteraturan, bahkan ketidakpastian.
d. Connector
Tipe orang yang jago menghubungkan hal-hal yang mulanya tidak ada hubungan menjadi sesuatu yang baru.
e. Detector
Tipe orang yang jeli mengurai pola-pola kompleks. Bagaikan melihat sesuatu yang belum terlihat oleh kebanyakan orang.
Orang kanan sudah terbiasa beroperasi secara menyeluruh (holistic), menyebar (difusi), serentak (parallel), dan acak (lateral). Lha orang-orang KIRI? Mereka tegagap-gagap dengan sintesis.
10. Jangan berkata-kata sama sekali. RIGHT POINT #10 EMPATHY
Otak kiri, lantaran bersifat self-centric tidak mampu berempati. Sementara itu, otak kanan lantaran bersifat other centric mampu melakukannya. Otak kiri itu memahami apa yang dikatakan, sedangkan otak kanan itu memahami bagaimana sesuatu itu dikatakan. Untuk menumbuk dampak yang jauh lebih dahsyat, maka leburlah kedua-duanya. Kanan plus kiri. Akhirnya ingatlah selalu akan dua hal. Pertama, sympathy is empyty without empathy. Simpati tidaklah berarti tanpa empati. Kedua, empathy is sister of hospitality. Empati dan keramahtamahan adalah datu keluarga besar.
11. Booking tiket ke Bali & Jogja. RIGHT POINT #11 HOSPITALITY
Seseorang mana boleh lepas dari keramahtamahan ( hospitality ) yang merupakan salah satu inventori otak kanan. Kata Miguel Cruzatta dari Reader’s Digest “sopan santun itu bagai udara didalam ban. Harganya murah, namun bisa membuat perjalanan menjadi lebih nyaman. Pengusaha, pengacara, pengajar, penyanyi, dokter, jurnalis, pialang, pokoknya semua profesi yang mengisyaratkan people contact, juga tidak boleh lepas dari keramahtamahan.
12. Jangan sekedar meminta, bersyukurlah. RIGHT POINTN #12 GRATITUDE
Syukur cara kiri
|
Meminta
|
Dikabulkan
|
Bersyukur
|
Syukur cara kanan
|
Bersyukur
|
Meminta
|
Dikabulkan
|
Setiap kali Anda menyebut kata ‘syukur’ atau menyimpan rasa syukur, pada waktu yang sama Anda membekali diri Anda dengan energy-energi positif. Janganlah kita cuma pandai meminta kepada-Nya. Kita juga mesti pandai bersyukur. Syukur adalah anak tangga mutlak untuk mempercepat kesuksesan. Bayangkanlah harapan-harapan dengan penuh rasa syukur, seakan-akan sudah menerimanya. Dengan demikian, harapan akan segera diterima.
13. Akhirnya, ayunkan tongkat Musa. RIGHT POINT #13 MEANING
Kebangkitan peradaban berikutnya akan terjadi di Timur. Adalah pemaknaan hidup dan kekananan yang menjadi pijakan mantap bagi Timur untuk bangkit. Setiap individu mesti memperjuangkan hidup dan menemukan makna hidup. Ini merupakan salah satu inventori otak kanan. Kalau seorang professional hanya memusingkan soal karir semata, berarti ia masih berada di tataran materialitas. Akan tetapi jiak ia menjadikan karir sebagai saran untuk menafkahi keluarga dan membantu sesamanya, berarti dia sudah berada di tataran spiritualitas horizontal. Lebih jauh lagi, kalau dia melakukan itu semua sebagai wahana untuk beribadah kepada-Nya, berarti ia sudah berada di spiritualitas vertical. Inilah pemaknaan hidup tertinggi.
GCG & Meaning
a. God Corporate Governance
Ø Nurani
Ø God-Centric
Ø Obedience-Driven
Ø Vertical Spirituality
Ø Transcendental Company
b. Good Corporate Governance
· Nalar
· Stakeholder-Centric
· Benefit-Driven
· Horizontal Spirituality
· Ethical Company
c. Greed Corporate Governance
v Naluri
v Stikeholder-Centric
v Provit-Driven
v Materiality
v Animal Company
Kata Peletup.
Ketahuilah, kanan itu berfungsi sebagai pendahuluan, keutamaan, pengangkat dan pelumas. Right to the point, mari kita longok satu-persatu.
1. Sebagai Pendahuluan
Ketahuilah, kanan itu berfungsi sebagai pendahuluan, keutamaan, pengangkat dan pelumas. Right to the point, mari kita longok satu-persatu.
1. Sebagai Pendahuluan
Bermaksud inventori kanan itu menjadi sesuatu yang harus didahulukan. Misalnya, imajinasi, visi, intuisi dan empati. Disini tidak ada istilah yang lebih pas dan pantas selain, “Mulailah dengan yang kanan”
2. Sebagai keutamaan
Bertmaksud, inventori kanan itu menjadi sesuatu yang harus diutamakan. Katakanlah, kreativitas, visi, sintesis, empaty, keramahtamahan, syukur dan pemaknaan hidup. Istilah yang tepat dan akurat adalah, “Gunakan lajur kanan untuk mendahului”.
3. Sebagai Pengangkat
Bermaksud, inventori kanan berfungsi untuk mengangkat inventori kiri. Nyata-nyata ini terlihat pada kreativitas, imajinasi dan visi. Bukankah setelah ide, imajinasi dan visi mencuat, barusan serentetan rencana dan strategi bisa muncul ke permukaan.
4. Sebagai Pelumas
Bermaksud, inventori kanan berfungasi untuk melumasi inventori kiri. Nyata-nyata ini terlihat pada gurauan, permainan, cerita, kiasan, desain, warna, visual, music, dan keramahtamahan. Bukankah tanpa itu semua, sebuah pesan ataupun produk bisa terpental tertolak?
"Orang kanan akan menjadi sebutir batu permata ditengah timbunan batu kerikil. Apa yang tersentuh akan menjelma menjadi sesuatu yang dahsyat- meletup-letup."
Perlu dicatat, hampir-hampir tidak ada orang yang seratus persen kanan. Kanan dan kiri itu saling melengkapi. Seperti sepasang sandal, yang jika salah satu hilang, maka tak berguna lagi.


Komentar
Posting Komentar